Bio

Lahir di Urbino Italia 16 Februari 1979, Valentino Rossi adalah legenda. Satu-satunya penguasa sirkuit MotoGP yang mampu menyaingi prestasi Michael Doohan dengan koleksi titel juara dunia di empat kelas yang berbeda dalam tujuh tahun berkarir.  Disebut sebagai Michael Schumacher-nya balap motor dunia, ia telah mengubah peta balap MotoGP dan menjadi salah satu legenda olahraga otomotif di awal Abad 21. Salah seorang pembalap tersukses sepanjang masa dengan 9 gelar Juara Dunia, yaitu sekali di kelas 125cc, sekali di kelas 250cc, dan tujuh kali di kelas puncak: 500cc dan MotoGP.

Sejatinya, Rossi terlahir untuk balap. Ayahnya, Graziano Rossi adalah seorang pembalap besar di era ’70-an. Ia besar di skena lingkungan yang kental atmosfer balap. Kontras dengan anak-anak seusianya, Rossi memiliki adiksi pada motor balap sungguhan. 

Sejak di usia dini, Rossi selalu bermimpi untuk menjadi yang tercepat di sirkuit balapan roda dua. Filosofi Rossi terkenal dengan tekadnya untuk menyandingkan  gelar juara dunia dari semua kelas secara bertingkat. Rossi memulai debutnya di tahun 1996 pada usia 17 tahun dengan meraup gelar juara dunia kelas 125 cc tahun 1998. Pindah ke kelas 250 cc, ia menolak tawaran tim lain untuk pindah ke 500 cc. Rossi bertekad untuk menghajar gelar juara dunia 250 cc terlebih  dahulu, sebelum berpindah ke kelas di atasnya.  Setelah pindah, Rossi menorehkan sejarah dengan menjadi yang pertama membukukan 77 kemenangan di kelas 500 cc/MotoGP. Karena kepiawaianya ‘menari’ di atas sirkuit, ia menganggap dirinya sebagai illmuwan yang sedang melakukan eksperimen gila di sirkuit. Ide ini melahirkan julukan “The Doctor” yang kemudian disandangnya. Selain itu, nama Valentino banyak digunakan oleh para dokter di Italia.

Tahun 2005, ia menelurkan buku autobiografi bertajuk "What If I'd Never Tried It?” Di buku yang dikemas apik menyerupai diary personal ini, Rossi menulis dengan tajam mengenai pengalamannya di sirkuit dalam 10 tahun terakhir, dan uji coba yang dilakukannya untuk tim balapan Formula Satu, Ferrari. Ia menulis, tidak tertutup kemungkinan suatu saat nanti dia berubah posisi dari pembalap motor menjadi pembalap Formula Satu.

Tahun ini, sang ikon MotoGP Valentino Rossi bergabung dengan Oakley sebagai brand ambassador dan segera akan meluncurkan desain versi dari kacamata favoritnya, Holbrook. “Saya memilih Oakley karena mereka mempresentasikan ambisi saya,” papar Rossi. “Fokus dan dedikasi mereka terhadap inovasi teknologi membuat semua produk Oakley luar biasa.” 

Segudang prestasinya akan menjadi daya tarik sebagai brand ambassador dan ikon kampanye terutama di perusahaan Italia dan Spanyol. “Adrenalin juga ambisi Valentino cocok dengan brand Oakley,” ucap Scott Bowers, SVP dari Global Marketing dan Brand Development Oakley. Ia tidak kenal henti untuk “push to the limit” demi memaksimumkan performa. Fakta dan kesamaan prinsip yang sama dengan Oakley inilah yang membawanya bergabung dengan brand pemimpin inovasi teknologi sport ini. Kacamata Holbrook versi Rossi ini nantinya akan diberi nama V46 Signature Holbrook, sesuai dengan kegilaannya terhadap salah satu eyewear Oakley, Holbrook. Selain itu,  no 46. Adalah nomor keramat Rossi. Dia menyandang  nomor itu setelah dia setelah menonton aksi pembalap wildcard Jepang no 46 di TV yang membuatnya terkesan, Apalagi, no 46 juga di pakai oleh ayahnya sendiri. 

Keistimewaan raja tikungan ini juga ada pada settingan motornya. Dengan pengalaman teknis di dunia yang telah ditekuni sejak usia 17 tahun, Rossi terbilang sudah menghafal mati berbagai karateristik sirkuit dan lintasan MotoGP. Faktor usia pula yang membuat ia masih kuat bersaing dengan para rivalnya, seperti Pedrosa, Stoner atau Lorenzo yang notabene masih berkepala dua. 

Bagaimanapun, walau musim tahun ini disebut para kritikus sebagai dekadensi Rossi, ia tetap dijagokan sebagai pemegang gelar musim 2011. Aksi solidnya di tikungan saat menghajar sirkuit akan selalu ditunggu oleh para fans dan semua pemuja balapan roda dua di seluruh dunia.

 

Valentino Rossi

Valentino Rossi
Date of Birth:
February 16, 1979
Hometown:
London

Career Highlights